Ini Alasan Kenapa Pembangunan RKB SDN 006 Pekaitan Tak Terealisasi

Keterangan foto : atas kondisi jalan Pekaitan terkini yang mengalami rusak berat. Bawah bupati saat berbincang dengan Kepsek SD006 Pekaitan saat meninjau langsung kondisi bangunan sekolah tersebut.

ROKAN HILIR — Perhatian Pemerintah terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sepertinya sudah tidak diragukan lagi, termasuk soal SDN 006 Pekaitan, Kecamatan Pekaitan yang telah dua kali dianggarkan namun tak juga kunjung terealisasikan. Benarkah, alam yang menjadi penghalang sehingga kegiatan pembangunan sekolah yang telah dua kali dilelang ini menjadi penyebab? Mari kita telusuri dan mencari tau cerita sebenarnya.

Bupati Rohil, H. Suyatno Amp Selasa (07/07/2020) lalu saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Pekaitan sempat meninjau langsung kondisi bangunan SDN 006 Pekaitan bersama Ketua DPRD ROHIL, Maston, Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi Ismanto, Kepala Disdikbud, HM Nurhidayat, Camat Pekaitan, Taryono dan Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud, Suwarno mengunakan sepeda motor menempuh jarak 4 kilo meter dari lokasi acara kunjungan kerja sekaligus penanaman bibit jagung dan penurunan benih padi inj. 

Menyikapi besarnya perhatian bupati di tambah dirinya mengarahkan agar pihak Disdikbud kembali menganggarkan pembangunan sekolah tersebut dan menekankan agar menjadikan pembangunanya sebagai program skala prioritas, awak Analisariau.com mencoba mencari informasi terkait persoalan sebenar dengan menemui Kepala Disdikbud, H. M. Nurhidayat melalui Kabid Pendidikan Dasar, Suwarno diruang kerjanya Rabu (08/07/2020) di kawasan Komplek Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi. 

Berdasarkan keterangan Suwarno, sekolah ini sebenarnya adalah Filial (lokal jauh) yang menumpang di SDN 006 Pekaitan. Bangunan yang terdiri dari tiga Ruang Kelas Belajar (RKB) berbahan kayu ini awalnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat di tahun 2011 oleh karena di lingkungan tersebut tidak memiliki sekolah. "Status sekolah ini sebenarnya menumpang di SDN006 Pekaitan atau bahasa halusnya Filial dengan jumlah siswa sekarang ini berjumlah 70 orang lebih," jelas Suwarno.

Suwarno membenarkan bahwa pihaknya telah menganggarkan pembangunan untuk sekolah tersebut selama dua tahun berturut-turut. "Pada anggaran tahun 2017 kita mengusulkan pembangunan RKB untuk sekolah ini sebesar lebih kurang Rp. 500 juta. Akan tetapi, gagal dilaksanakan akibat tidak adanya pihak rekanan yang melakukan penawaran dan berminat mengerjakannya," sebut Suwarno. Kemudian di tahun anggaran 2018 pihak Disdik kembali mengajukan anggaran untuk pembangunan RBK untuk sekolah ini dengan besaran angaran yang sama.

"Lagi-lagi kegiatan itu tak terealisasi akibat tidak adanya pihak rekanan yang sanggup mengerjakannya," papar Suwarno. Saat disingung kenapa tidak adanya pihak rekanan yang sanggup mengerjakan pekerjaan pembangunan RKB untuk sekolah itu, Suwarno membeberkan alasan utamanya adalah kondisi jalan yang rusak serta jarak tempuh yang sangat jauh serta sulitnya memasukan bahan material pembangunan.

Secara mata kasar dan perkiraan jarak tempuh dari jalan lintas Bagansiapiapi-Ujung Tanjung tepatnya di persimpangan Jembatan Pedamaran menuju sekolah ini jarakbyang harus di tempuh mencapai lebih kurang 30 kilo meter dimana hasil pengamatan awak analisariau yangbikut rombongan kunjungan kerja bupati Selasa lalu terdapat satu titik dimana kondisi jalanya sangat rusak beberapa puluh meter. Untuk melintasi jalan rusak tersebut kendaraan roda empat tak jarang harus di derek akibat terpuruk didalam lumpur yang dalam.

Terlepas dari kondisi itu, terkait permintaan bupati agar kembali di angarkan dan menjadikan pembangunan sekolah ini program skala prioritas Suwarno menyebutkan bahwa di tahun anggaran 2021 mendatang pihaknya dalam halnini Disdikbud akan berencana menganggarkan kembali tiga RKB sekolah SDN 006 Pekaitan tersebut melalui dana DAK dengan oroses pelaksanaan swakelola yang sepenuhnya di dikerjakan pihak sekolah.

"Jika juknis tahun anggaran 2021 nanti masih sama dengan tahun ini rencana kita seperti itu. Akan tetapi bila berubah tetap akan kita upayakan juga dengan pola lain. Namun, kita tidak lagi melaksanakan kegiatan ini dengan cara lelang," tandas Suwarno.


***(erik)

Editor : Ingatan
Nama

Advevetorial,15,Batam,5,Bengkalis,400,Berita,1413,Biografi,18,Bisnis,81,Dumai,630,Dunia,80,Editorial,14,Hukum,1060,Inhil,99,Inhu,37,Kampar,134,Kepri,11,Kuansing,70,Kuliner,8,Lifestyle,77,Meranti,68,Nasional,1484,Olahraga,199,Opini,2,Pekanbaru,547,Pelalawan,164,Pendidikan,52,Peristiwa,255,Politik,113,Redaksi,3,Riau,1838,Rohil,313,Rohul,66,Siak,111,Sumatera,156,Sumatera Barat,2,Teknologi,67,Traveling,55,Video,71,
ltr
item
Analisariau: Ini Alasan Kenapa Pembangunan RKB SDN 006 Pekaitan Tak Terealisasi
Ini Alasan Kenapa Pembangunan RKB SDN 006 Pekaitan Tak Terealisasi
https://1.bp.blogspot.com/-RfeAydTZUXM/XwV9dP4EnmI/AAAAAAAAC1A/vBBw8eCexTAVa07TnGlprGjiAjUz2P89QCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200708-WA0022.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-RfeAydTZUXM/XwV9dP4EnmI/AAAAAAAAC1A/vBBw8eCexTAVa07TnGlprGjiAjUz2P89QCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200708-WA0022.jpg
Analisariau
http://www.analisariau.com/2020/07/ini-alasan-kenapa-pembangunan-rkb-sdn.html
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/2020/07/ini-alasan-kenapa-pembangunan-rkb-sdn.html
true
8225591636268580222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy