Presiden Jokowi: Kalau Pinjam ke Bank Dihitung, Jangan Sampai Sertifikatnya Disita

Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/6). (Foto: Humas/Oji) PURWOKERTO, Analisa...

Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/6). (Foto: Humas/Oji)
PURWOKERTO, AnalisaRiau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 2.187 Sertifikat Hak Atas Tanah Program Strategis Nasional dan Pembinaan, Fasilitasi, Kerja Sama serta Akses Reform oleh Presiden Republik Indonesia, di Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/6) pagi.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi  mengatakan, sertifikat ini adalah hak hukum atas tanah,  tanda bukti hak atas tanah. Karena itu, kalau sudah pegang sertifikat ini,  kita menjadi pasti. Di daerah-daerah, ungkap Presiden, banyak sekali sengketa masalah tanah, antar warga, antara masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, banyak sekali. 

“Kenapa kita lakukan percepatan pemberian sertifikat? Supaya tidak terjadi sengketa-sengketa yang tadi saya sampaikan,” ujar Presiden.

Kalau sudah pegang (sertifikat), lanjut Presiden, orang tidak bisa main klaim karena di sertifikat itu ada nama, alamat, desa mana, luasnya berapa, ada semuanya. Sehingga kita menjadi enak.

Oleh sebab itu, Presiden berpesan yang sudah pegang sertifikat agar diberi plastik, supaya kalau gentingnya bocor sertifikatnya tidak rusak. Selain itu, difotokopi, agar kalau kalau sertifikat aslinya hilang, masih punya fotokopi, sehingga mengurusnya mudah.

“Dan tolong semuanya hafal sertifikat ini , luasnya berapa? semuanya ada di sini, kepemilikan luas ada di sini. Semuanya harus mengerti entah 518 meter persegi atau 2100 meter persegi, semuanya harus mengerti.Karena ini merupakan, sekali lagi hak hukum atas tanah,” tutur Presiden Jokowi.

Diakui Kepala Negara bahwa sertifikat ini bisa dipakai untuk agunan,  bisa dipakai untuk jaminan ke bank. Tetapi ia mengingatkan, sebelum meminjam uang di bank agar dihitung, dikalkulasi, sehingga nanti waktu mengangsur setiap bulannya bisa dikerjakan dengan baik. Sebab, kalau tidak,  berarti nanti sertifikat bisa disita oleh bank. “Jadi hati-hati,” ujarnya.

Kepala Negara juga menitipkan pesan, agar kalau mengambil pinjaman di bank,  misalnya sertifikat masukkan ke bank dapat Rp200 juta, jangan sampai yang Rp100 juta dipakai untuk beli mobil.

“Eggak boleh. Kalau enggak bisa mengembalikan nanti akan repot. Jadi kalau ambil Rp200 juta ya semuanya dipakai untuk modal modal kerja, untuk modal investasi, bukan untuk beli barang-barang kemewahan, atau barang-barang yang bersifat pribadi, karena pinjaman bank itu harus dikembalikan bunganya maupun pokoknya,” pesan Kepala Negara.

Kerja Keras

Presiden Jokowi menjelaskan, bukan hanya warga di Banyumas, tetapi pemerintah menargetkan tahun ini 5 juta sertifikat harus dipegang oleh masyarakat. Tahun depan 7 juta sertifikat harus dibagikan kepada masyarakat. Tahun depannya lagi 9 juta sertifikat.

“Sekarang kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) memang kerja keras. Karena kita targetkan. Pak Menteri kita target, Pak Menteri memberi target ke kantor-kantor Pertanahan yang ada di provinsi, yang ada di daerah. Inilah yang terus kita lakukan,” kata Presiden.

Mendampingi Presiden dalam acara itu antara lain Mensesneg Pratikno, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati dan Wakil Bupati Banyumas. (humassetkab)
Nama

Advertorial,61,Batam,4,Bengkalis,376,Berita,721,Biografi,17,Bisnis,81,Dumai,458,Dunia,81,Editorial,7,Hukum,820,Inhil,99,Inhu,34,Kampar,120,Kepri,9,Kuansing,63,Kuliner,7,l,1,Lifestyle,70,Meranti,66,Nasional,1290,Olahraga,196,Pekanbaru,419,Pelalawan,78,Pendidikan,37,Peristiwa,241,Politik,104,Redaksi,1,Riau,1265,Rohil,103,Rohul,66,Siak,106,Sumatera,141,Teknologi,57,Traveling,53,Video,61,
ltr
item
Analisariau: Presiden Jokowi: Kalau Pinjam ke Bank Dihitung, Jangan Sampai Sertifikatnya Disita
Presiden Jokowi: Kalau Pinjam ke Bank Dihitung, Jangan Sampai Sertifikatnya Disita
https://1.bp.blogspot.com/-z5V8DEwc74o/WUOkFa_B-sI/AAAAAAAAE5Y/QXSsSOUs1BE6QN0Nfh_JRImI5sJ_rMTxgCLcBGAs/s320/IMG_20170616_162324.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-z5V8DEwc74o/WUOkFa_B-sI/AAAAAAAAE5Y/QXSsSOUs1BE6QN0Nfh_JRImI5sJ_rMTxgCLcBGAs/s72-c/IMG_20170616_162324.jpg
Analisariau
http://www.analisariau.com/2017/06/presiden-jokowi-kalau-pinjam-ke-bank.html
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/2017/06/presiden-jokowi-kalau-pinjam-ke-bank.html
true
8225591636268580222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy