Kecelakaan Kerja Karyawan Chevron Hingga "Putus Tangan" Patut Menjadi Catatan Managemen

PEKANBARU - Manajemen Chevron benar-benar sedang diuji oleh berbagai kasus yang terus-menerus menerpa. Berbagai kasus yang terjadi mul...


PEKANBARU - Manajemen Chevron benar-benar sedang diuji oleh berbagai kasus yang terus-menerus menerpa. Berbagai kasus yang terjadi mulai terlihat satu per satu termasuk masalah ketenagakerjaan, pemotongan tunjangan perumahan, perawatan sia-sia perumahan hingga adanya kecelakaan kerja yang mengakibatkan putusnya tangan karyawan PT. CPI belum lama ini. Sebagaimana diketahui dari informasi yang diterima Putera Riau bahwa kronologis kejadian pada 11 Nopember 2017 lalu sekitar pukul 23.45 WIB, status rig operation ACS-06 sedang TOH ESP (cabut stand). 

Pada stand ke-48, floorman (IP) meminta toolpusher (pengganti Driller yang saat itu sedang istirahat) untuk menghidupkan PTO dengan tujuan agar posisi jaw Rotary tong (open type) terbuka dengan sempurna. Disaat IP memposisikan Jaw Rotary tong, tiba-tiba tangan kiri IP tertarik mengakibatkan pergelangan tangan kiri IP putus alias terpotong diantara drag block dengan cover plate rotary tong.

Dalam laporannya, korban IP segera dibawa ke CPI Klinik Petapahan, dan kegiatan rig operasi dihentikan. 

Selanjutnya melaporkan hal tersebut pada petugas 'On Call' Ops 1 yang kemudian dirujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru. Lokasi kejadian berada di Kotabatak #327, yang saat itu petugas 'On Call' adalah Waluyo Aji yang dilaporkan langsung oleh Carlo H di bawah 'Drilling Departmen'.

Manajer HES SMO PT. Chevron Pacific Indonesia, Ali Zikri yang dikonfirmasi Pimpinan redaksi Putera Riau pada pertengahan Nopember 2017 lalu menyebutkan bahwa accident yang terjadi di Kotabatak yang menimpa karyawan Chevron urung didiskusikan pada Komisi IX DPR RI yang berkunjung pada 20 Nopember 2017 lalu.

Manajer HES SMO Chevron mengarahkan Putera Riau untuk konfirmasi langsung pada divisi HES, Erwin Sinisuka. Hingga saat ini, muncul keanehan bagi publik adalah kunjungan anggota DPR RI pada saat itu bisa luput terkait kecelakaan kerja yang menimbulkan cacat seumur hidup bagi pekerja. Kenapa pihak manajemen Chevron tak sempat mendiskusikan hal itu, sesuai dengan pernyataan Manajer HES SMO, Ali Zikri yang diterima Pimpinan Redaksi Putera Riau. Kenapa kasus 'accident' fatal semacam itu disembunyikan pada publik ?

Sementara itu, petugas On Call, Waluyo Aji yang dihubungi Putera Riau menyatakan bahwa saat kejadian kecelakaan itu, segala kegiatan rig operasi dihentikan. Sebagaimana dikutip puterariau.com

Mengenai investigasi kecelakaan ini, pihaknya menyebut tidak mengetahui persis siapa tim yang turun ke lokasi. "Saya tidak tau malahan, karena saya tidak dilibatkan langsung, karena takut mempengaruhi hasil investigasi," ungkap Waluyo Aji. Sementara itu, Erwin Sinisuka, dari divisi keselamatan PT. Chevron mengatakan bahwa pihak Chevron belum mendapatkan hasil dari investigasi kecelakaan kerja yang menyebabkan tangan putus tersebut. Ia enggan berkomentar lebih jauh, karena ada tim yang berwenang untuk memberikan pernyataan seputar hasil dari investigasi accident tersebut.


Sampai berita ini naik, belum ada statement dari pihak manajemen dan Komisi IX DPR RI terkait hasil investigasi kecelakaan kerja terparah di Chevron pada penghujung tahun 2017 ini meskipun upaya konfirmasi dilakukan semisal pada Marwan Dassopang dari PKB yang turut hadir pada kunjungan tersebut belum memberikan statament apapun. Agaknya, accident kali ini akan memupus harapan manajemen Perusahaan tersebut untuk memperoleh 'safety award' pada keselamatan dan kesehatan kerja. Lalu tentu berdampak pada kegiatan 'Get Together' yang selalu mendengung-dengungkan keberhasilan perusahaan yang ternyata jauh dari fakta yang ada. (puterariau/tim/pr)
Nama

Advertorial,61,Batam,4,Bengkalis,372,Berita,621,Biografi,13,Bisnis,77,Dumai,430,Dunia,76,Editorial,7,Hukum,719,Inhil,99,Inhu,33,Kampar,116,Kepri,9,Kuansing,63,Kuliner,5,l,1,Lifestyle,66,Meranti,64,Nasional,1205,Olahraga,187,Pekanbaru,378,Pelalawan,66,Pendidikan,26,Peristiwa,226,Politik,97,Redaksi,1,Riau,1161,Rohil,72,Rohul,64,Siak,104,Sumatera,126,Teknologi,41,Traveling,52,Video,58,
ltr
item
Analisariau: Kecelakaan Kerja Karyawan Chevron Hingga "Putus Tangan" Patut Menjadi Catatan Managemen
Kecelakaan Kerja Karyawan Chevron Hingga "Putus Tangan" Patut Menjadi Catatan Managemen
https://3.bp.blogspot.com/-2j8FuLV6dX8/Wh6JoXa2ZGI/AAAAAAAAHkk/oZ7L7_ODe6QtS8B_RHadguyLvhhvGpJMQCLcBGAs/s320/IMG_20171129_171813.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-2j8FuLV6dX8/Wh6JoXa2ZGI/AAAAAAAAHkk/oZ7L7_ODe6QtS8B_RHadguyLvhhvGpJMQCLcBGAs/s72-c/IMG_20171129_171813.jpg
Analisariau
http://www.analisariau.com/2017/11/kecelakaan-kerja-karyawan-chevron.html
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/2017/11/kecelakaan-kerja-karyawan-chevron.html
true
8225591636268580222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy