Pelayanan RSUD RM Pratomo Disoroti, Selain Menunggu Lama Sejumlah Obat Harus Beli di Luar


ROKAN HILIR — Rumah sakit adalah tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan pertolongan kesehatan saat sedang dalam kondisi sakit mulai dari penyakit ringan hingga dengan penyakit berat. Namun, apa jadinya bila rumah sakit justru membiarkan para pasien menunggu berjam-jam sementara jadwal praktek dokternya sangat terbatas yakni dari pukul 09.00-12.30 Wib saja. Ini terjadi di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi yang berada di jalan Pahlawan, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, khususnya klinik spesialis anak, pada Kamis (28/01/2021). 

Mulai dari pendaftaran di loket hingga menunggu di kursi pasien sejak pukul 09.40 Wib, namun hingga dengan pukul 11.00 Wib dokter spesialis anak tak kunjung ada yang masuk kedalam ruang klinik yang dimana di dalamnya terlihat dua orang perawat wanita. "Tunggu ya buk nanti kita panggil kalau dokternya sudah masuk," kata salah satu perawat kepada seorang ibu yang masuk keruangan klinik sambil menggendong anak yang terus menangis menanyakan keberadaan dokter yang tak kunjung datang walau sudah 1 jam lebih menunggu diruang tunggu pasien. 

Di kursi ruang tunggu tampak ramai pasien walau kursi tidak terlihat penuh saat itu. Mereka yang duduk tersebut adalah para pasien dan keluarga yang turut menemani menunggu giliran dipanggil untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. "Apa Rik masih visit di ruangan" kata Direktur RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi, dr Tribuana Tunga Dewi via pesan singkat WhattApp nya Kamis (28/01/2021) pada pukul 10.50 Wib saat ditanyai kenapa belum juga ada dokter spesialis anak yang masuk ke ruang klinik walau sudah hampir 2 jam waktu berlalu dari jadwal awal praktek sesuai yang terpampang di baliho yang menempel di salah satu dinding diruang tunggu pasien RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi.

Visit dalam bahasa kedokteran adalah mengunjungi. Bila benar dokter spesialis anak tengah mengunjungi pasien yang tengah dirawat di ruang perawatan, kenapa bisa begitu lama hingga memakan waktu hingga 2 jam. Berapa waktu yang dihabiskan tiap mengunjungi masing-masing pasien. Bila dijabarkan satu orang pasien yang di kunjungi menghabiskan waktu 10 menit saja di kalikan 7 orang pasien anak, waktu yang dihabiskan hanya 70 menit atau 1 jam 10 menit tidak sampai 1 jam setengah. "Entah kalau jumlah pasiennya lebih dari 20 orang," kata salah satu ibu pasien sebut saja Hanum.

Terlepas dari hal itu, yang menjadi bahan pertanyakan kenapa waktu praktek dokter di rumah sakit ini begitu singkat. Berdasarkan catatan waktu yang ada di papan jadwal praktek dokter di rumah sakit ini dari Senin hingga dengan Kamis semuanya hampir sama yakni dimulai dari pukul 09.00 hingga dengan pukul 12.30 Wib. khusus untuk hari Jumaat lebih cepat yakni hingga pukul 11.30 Wib saja. Sedangkan untuk Sabtu hanya sampai pukul 12.00 Wib. 

"Waktu yang di berikan kepada para dokter ini tentu tidak akan mampu di jalankan dengan sempurna apa lagi bila dokter yang praktek harus melakukan pengecekan kesehatan tiap pasien setiap harinya sesuai spesialisnya ke ruang perawatan," ketusnya. Padahal para dokter menerima gaji yang cukup tiap bulanya. Dimana untuk dokter spesialis perbulanya di gaji tak kurang dari Rp20 juta dan bahkan bisa lebih dari itu. Mengambil contoh di persoalan di atas dimana akibat harus visit dulu dokter spesialis anak menghabiskan waktu 2 jam lebih dan baru masuk ke ruang praktek tepat pukul 11.15 Wib. 

Akibatnya para pasien harus menunggu lama dan bahkan banyak diantara mereka muncul sikap kesal, marah dan celotehan pedas secara spontan keluar dari mulut antas ibu-ibu pasien. "Bagaimana tidak waktu praktek yang tersisa hanya tinggal 1 jam 15 menit saja lagi sementara kita sudah menunggu lama," ulasnya. Seharusnya bila tiap pagi dokter harus visit ke ruang perawatan jadwalnya harus di perbaikan bisa saja jadwal praktek di mundurkan setelah selesai visit. 

Sehingga tidak ada istilah bentrok waktu dan hal itu bisa mengelak dari kesalnya pasien akibat lama menunggu apatah lagi menunggu sementara dokter tidak berada di tempat seharusnya. Tak sampai di situ saja kekesalan yang terjadi. Setelah lama menunggu datangnya dokter salah satu pasien yang membawa anaknya berobat kembali harus kecewa atas pelayanan rumah sakit ternama di Kabupaten Rohil ini. 

Setelah anaknya mendapatkan pemeriksaan dari dokter dan diberikan sehelai kertas berwarna kuning yang bertuliskan resep obat dimana obatnya harus di ambil di bagian apotik petugas di apotik yang menerima kertas itu malah berkata "obatnya cari di luar saja ya karena di sini obat diresep ini tidak ada" kata salah satu petugas wanita yang menerima kertas resep dan memberi obat kepada tiap pasien. 

Tentu hal ini menambah kesal lagi ibu dari anak samarkan saja namanya dengan sebutkan Ibu Mawar ini. Apa lagi kondisi ini sangat bertolak belakang dengan program pemerintah dimana untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan membantu masyarakat biaya berobat di gratiskan. Tapi di rumah sakit ini setiap pengunjung yang datang baik sekadar periksa ke dokter, berobat atau dirawat justru harus membayar biaya pendaftaran sebesar Rp30 ribu. 

"Daftar bayar, trus obat harus beli diluar, mana gratisnya," keluh ibu ini dengan nada kesal. Ibu ini menceritakan bahkan kejadian seperti ini sudah sering ia alami. Padahal untuk obat pemerintah sudah mengangarkan dana cukup besar bagi rumah sakit ini. Tapi bagaimana bisa masih saja ada obat yang tidak tersedia. Ketika di tanyakan kepada salah satu petugas pelayanan apotik kenapa obat pada resep itu tidak ada, dirinya mengungkapkan jenis obat seperti itu sudah di pesan tapi belum sampai dan dirinya mengaku tidak tau kapan sampainya.

"Kalau mau komplin jumpai saja langsung Direkturnya pak. Setau saya anggaran untuk pembelian obat belum turun" ungkapnya kepada awak media www.analisariau.com yang menanyakan langsung kepada salah satu petugas di apotek tersebut. Sulit untuk dibuktikan. Diduga kondisi seperti ini sepertinya sudah diskenariokan dan teroganisir mungkin demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Mungkin semua masyarakat Rohil khususnya Bagansiapiapi sependapat manejemen pelayanan di RSUD ini bisa lebih di perbaiki dan kedepan tidak lagi ada pasien yang kesel karena menunggu terlalu lama dan harus mendapatkan obat dengan cara harus dibeli di apotik luar dan bukannya bisa di dapat pada apotik rumah sakit yang seharusnya gratis ini. Sebagai penggerak dan pelaku program kesehatan yang telah di buat oleh kepala daerah dalam hal ini bupati seharusnya pimpinan dan seluruh petugas di rumah sakit ini bisa lebih serius, amanah dan tidak sebaliknya merusak nama baik kepala daerah dengan kejadian-kejadian yang mungkin di pandang enteng tersebut.

"Semut memang kecil tapi bila jumlahnya sangat banyak gajah yang ukuran sangat besar nampu di tumbangkan" ini umpama yang harus menjadi pandangan bagi pihak RSUD dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Dalam artian bila pasien yang mengeluh sangat banyak maka citra rumah sakit bahkan seorang bupati bisa saja menjadi rusak.


***(Erik)



Nama

Advetorial,18,Advevetorial,21,Batam,5,Bengkalis,419,Berita,1824,Biografi,18,Bisnis,86,Dumai,730,Dunia,81,Editorial,17,Hukum,1159,Inhil,99,Inhu,41,Kampar,137,Kepri,12,Kuansing,70,Kuliner,8,Lifestyle,93,Meranti,68,Nasional,1598,Nasionall,1,Olahraga,200,Opini,2,Pekanbaru,623,Pelalawan,217,Pendidikan,55,Peristiwa,268,Politik,147,Rau,1,Redaksi,5,Riau,2253,Rohil,504,Rohul,67,ROKAN HILIR,1,Siak,113,Sumatera,161,Sumatera Barat,2,Teknologi,70,Traveling,55,Video,71,
ltr
item
Analisariau: Pelayanan RSUD RM Pratomo Disoroti, Selain Menunggu Lama Sejumlah Obat Harus Beli di Luar
Pelayanan RSUD RM Pratomo Disoroti, Selain Menunggu Lama Sejumlah Obat Harus Beli di Luar
https://1.bp.blogspot.com/-s8i2lfoXmoY/YBLE3DdX8TI/AAAAAAAALks/KnB7oWQQ0_gLTC7ooZVEFZDKWdz_m6hcQCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210128-WA0008.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-s8i2lfoXmoY/YBLE3DdX8TI/AAAAAAAALks/KnB7oWQQ0_gLTC7ooZVEFZDKWdz_m6hcQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210128-WA0008.jpg
Analisariau
http://www.analisariau.com/2021/01/pelayanan-rsud-rm-pratomo-disoroti.html
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/2021/01/pelayanan-rsud-rm-pratomo-disoroti.html
true
8225591636268580222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy