Malang...Nasib Orang Kecil, Hukum Itu Tajam Kebawah Malah Tumpul Keatas!

DUMAI - Malang, mungkin kata ini yang cocok buat istri dan anak-anak Samsir Posmauli Simatupang, yang saat ini istri beserta anak-anakn...


DUMAI - Malang, mungkin kata ini yang cocok buat istri dan anak-anak Samsir Posmauli Simatupang, yang saat ini istri beserta anak-anaknya terlantar sebab samsir selaku kepala rumah tangga telah ditangkap oleh polisi Kehutanan yang kemudian diserahkan ke Polres Dumai untuk diproses karena diduga Samsir telah membakar lahan.

Ditangkapnya Samsir Posmauli Simatupang oleh polisi kehutanan bermula pada hari kamis (06/09/2018), ketika samsir beserta istri dan anak-anaknya pergi ke lahan/ladang miliknya yang berada di Kel. Bukit Batrem Kec. Dumai Timur untuk membersihkan rumput, karena dilahan tersebut telah ditanami jagung dan ubi. disamping itu Samsir juga mendirikan sebuah pondok kecil untuk dijadikan tempat peristirahatan ketika lelah.

Ketika tengah beristirahat di pondoknya, samsir dan istrinya melihat ada beberapa kalajengking yang  tidak jauh dari pondok miliknya, lantas samsir pun mendekati binatang tersebut karena penasan dari mana asal binatang berbisa tersebut, dan ternyata kalajengking bersarang dilahan miliknya.

Karena kuatir melihat istri yang sedang berbadan dua serta dua orang anaknya yang masih kecil-kecil, maka Samsirpun berinisiatif membunuh kalajengking dengan cara membakar serta mengawasi lokasi titik api yang dibakar dengan memegang sebuah cangkul guna mengantisipasi agar api tidak menyebar.

Namun maksud dan tujuan samsir untuk melindungi istri beserta anak-anaknya dari bahaya sengatan kalajengking, justru malah menjadi petaka baginya, sebab diwaktu bersamaan dirinya membakar sarang kalajengking dengan api kecil tersebut, tiba-tiba datang petugas Polisi Kehutanan dan langsung menangkap Samsir, dengan dugaan pembakaran lahan sehingga Samsir langsung dibawa dan diserahkan ke Polres Dumai.

Karena sudah beberapa hari didalam sel tahanan polres dumai, sang istripun menemui Hotland Thomas Sianturi SH yang merupakan seorang Pengacara, dengan tujuan meminta bantuan hukum terhadap kasus yang menimpa suaminya.

Terkait hal ini, Hotland Thomas Sianturi, SH. menyampaikan kepada awak media, bahwa benar istri Samsir yang bernama juwita telah datang kepadanya untuk meminta bantuan hukum terkait kasus yang menimpa suaminya, setelah mendengar penjelasan dari Juwita, dirinya beserta rekannya pada Selasa (18/09/2018) meninjau TKP serta melihat langsung sebesar apa bekas lahan yang di bakar oleh samsir yang membuat samsir harus ditangkap, dan menurut keterangan Hotland bahwa dirinya melihat bekas bakaran yang dilakukan oleh Samsir hanya berukuran lebih kurang 1 meter persegi.

"Saya kaget ketika melihat bekas bakaran yang dilakukan oleh Samsir, ternyata hanya berukuran lebih kurang 1 meter persegi dan itupun menurut keterangan Juwita istri Samsir, bahwa kobaran api tersebut dapat di padamkan pada saat Polisi Kehutanan datang,” jelas pengacara Muda ini kepada awak media, Rabu (19/09/2018).

"Saya juga melihat bahwa di lahan tersebut ada tanaman jagung dan ubi milik Samsir, karena lahan tersebut memang dijadikan salah satu mata pencarian mereka dan menurut keterangan juwita, bahwa dirinya bersama samsir mengawasi lokasi tanah yang dibakar dengan memegang cangkul, guna antisipasi agar api tidak menyebar,” terang Hotland.

Menurut keterangan juwita istri samsir kepada hotland, menjelaskan "tanah tersebut adalah milik mereka dengan surat tanah notaris Berlin Nadeak," namun kini surat tanah tersebut berada di Polres Dumai.

“Saya sangat prihatin atas kasus yang menimpa saudara Samsir yang menurut saya ini adalah persoalan kecil, sebab akibat dirinya di tangkap, kini istri beserta anak-anaknya terlantar. Nah sekarang makan istri dan anaknya didapatkan dari belas kasihan orang-orang yang mengasihani istri dan kedua anaknya." jelas Hotland.

Lanjutnya,”Untuk itu, saya akan berupya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan kasus saudara samsir ini agar Samsir terbebas dari tahanan Polres Dumai dan vonis hukuman penjara di pengadilan negeri dumai nantinya. dan sebagai rasa simpatik, saya akan memberikan bantuan hukum secara sukarela tanpa biaya sedikitpun." Tutupnya.

(rilis/alx)

Nama

Advertorial,61,Batam,4,Bengkalis,372,Berita,661,Biografi,16,Bisnis,77,Dumai,440,Dunia,78,Editorial,7,Hukum,748,Inhil,99,Inhu,34,Kampar,118,Kepri,9,Kuansing,63,Kuliner,5,l,1,Lifestyle,67,Meranti,64,Nasional,1252,Olahraga,195,Pekanbaru,388,Pelalawan,68,Pendidikan,30,Peristiwa,232,Politik,100,Redaksi,1,Riau,1185,Rohil,72,Rohul,64,Siak,104,Sumatera,134,Teknologi,44,Traveling,52,Video,60,
ltr
item
Analisariau: Malang...Nasib Orang Kecil, Hukum Itu Tajam Kebawah Malah Tumpul Keatas!
Malang...Nasib Orang Kecil, Hukum Itu Tajam Kebawah Malah Tumpul Keatas!
https://1.bp.blogspot.com/-5qFeNDmHvLM/W6NbysCQfQI/AAAAAAAAI_o/pRBwEnQOT-QWpDE46EfvtFL9gZxPEJ3IgCLcBGAs/s320/IMG_20180920_153308.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-5qFeNDmHvLM/W6NbysCQfQI/AAAAAAAAI_o/pRBwEnQOT-QWpDE46EfvtFL9gZxPEJ3IgCLcBGAs/s72-c/IMG_20180920_153308.jpg
Analisariau
http://www.analisariau.com/2018/09/malangnasib-orang-kecil-hukum-itu-tajam.html
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/
http://www.analisariau.com/2018/09/malangnasib-orang-kecil-hukum-itu-tajam.html
true
8225591636268580222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy